
Sudah saatnya mungkin kita mulai membiasakan diri dengan kendaraan yang tidak ber-bbm. Sepeda misalnya. Alternatif paling murah untuk jarak dekat-menengah. Motor listrik juga bisa jadi pilihan. Namun, sayang belum populer di Indonesia. Padahal kebanyakan diciptakan dan diproduksi sendiri oleh putra-putri terbaik nusantara. Motor tak ber-bbm ini dapat diperoleh hanya dengan harga 4-6 juta. Jarak tempuh sekali charge baterai sampai 40 km dengan kecepatan 40-80 km/jam. Mobil-mobil tak ber-bbm juga mulai muncul di Eropa. Tetapi, teknologinya masih terhitung mahal untuk ukuran orang kita.
Kendaraan non-fuel ini mulai menjadi trend baru di negara-negara Eropa karena keekonomisannya dibandingkan dengan mobil biasa. Bentuknya yang kecil, unik dan futuristik membuatnya tampak mewah. Namun di balik kemewahannya itu, ia menyimpan petuah bijak untuk selalu menjaga iklim kita dari zat-zat yang berbahaya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

huaa...ada wawan :D si kecil "eksis" mulu dlm tulisan babenya. Tertarik baca tulisan ini karena ada foto wawan yg lucu hehehe
*bcanda Mas! ;p
Ya, makasih sudah mampir :D